Kenapa aku diberi rasa bahagia, lagi?

Aku belajar membencimu.
Sudah kubilang, bukan? Malah sampai kunyatakan aku berhasil membencimu..
Namun, ternyata.. Sang Mulia mengujiku, kembali. Diatas pertemuan yang tidak direncanakan, pertemuan singkat yang tidak sengaja namun berhasil manis, kebahagiaanku mencuat. Walau diatas sakit dan air mata, yang tertimbun sejak lama. Mengapa kau tetap disini? Tidak ingin berlari saja? Melompat jauh kedepan bahkan kalau bisa menghilang. Mengapa tidak seperti itu saja? Agar tidak ada lagi cara untuk aku merasakan kebahagiaan walau setitik. Usahamu saat ini terlihat, terima kasih. Aku terenyuh, kau tau aku sangat mudah untuk itu. Ya, aku lemah akan senyum dan wangi tubuhmu. Wangi khas yang selalu menempel di setiap kulitku setelah sedetik kau memeluk. Energimu masih sama. Setidaknya kau tidak berubah. Apa yang harus aku katakan kalau kau lah tempatku membuang semua rasa? Mengulang cerita hidup dengan seorang yang baru tidaklah mudah.. Tidak semudah kita mengatakannya.. Dan aku salah satu wanita yang tidak rela menceritakan hidupku dari awal untuk lelaki baru. Karena kamu, mengenalku bukan karena aku yang menceritakan, tp karena kamu berada disini untuk menemani.

cielo's little wing, and always be.

Comments