10th post: Melupakan&merelakan itu Beda.
Selamat malam jiwa-jiwa yang Sepi...
Galaunye, hahaha! Malam babiesss. Selamat malam Rabu.
Malam ini kembali gue punya topik yg bikin galau...duh, galau lagi-lagi-lagi&lagi.
Gimana dong...dong...gimana... Hahaha!
Let's begin.
"Melupakan dan Merelakan", menurut kalian dua kata itu punya arti yg sama atau tidak?
Menurut gue sih, enggak.
Coba kita mulai pembicaraan kali ini, ehm. Hahahaha.
Melupakan
Melupakan adalah jalan yg orang pilih untuk tidak kembali mengingat masalah atau hal-hal tertentu. Kenapa mereka memilih untuk melupakan-nya, karena pasti mereka anggap udh gak penting atau gak pantes buat mereka inget. Belum tentu itu hal buruk, gak semuanya yg dilupain itu buruk. Kayak kamu, kamu gak buruk tp harus dilupain... Ups.
Kalo ngelupain kesalahan orang lain itu biasanya susah, ada unsur-unsur dendam gitu deh biasanya... Biasanya lho ya. Hmmm, ngelupain itu intinya gak gampang sih. Yg gampang tuh ngelupain kebaikan orang, Hahaha. Gatau diri dong.
Kenapa ya ngelupain itu gak gampang, padahal dengan melupakan hal itu pasti akan ada sesuatu perubahan yg lebih baik... Yagak sih. Tapi menurut gue, kebanyakan orang yg sudah berhasil melupakan pasti udah rela.
Merelakan
Merelakan! Nah, kalo yg ini...merelakan...
Merelakan itu gak berarti melupakan. Kalian hanya mencoba untuk menomor dua kan hal itu. Yang mungkin tadinya hal atau masalah itu nomor satu buat kalian.
Kesamaan dari dua kata tersebut adalah sama-sama susah.
Melupakan itu gak segampang noleh kebelakang dan Merelakan gak semudah melangkah mundur.
Disaat lo sudah bisa melupakan sesuatu hal, gue yakin itu gak cepet dan gampang. Lo butuh waktu buat bisa ngelupain itu semua. Yakan?
Tapi disaat lo merelakan sesuatu, itu bisa lebih cepat dr melupakan.. Disaat lo merelakan, lo gak berarti melupakan. Tapi dengan merelakan, lo bisa lebih sedikit tidak memikirkan tentang hal itu.
Menyangkut post gue yg ke 9.
Disaat lo kehilangan sesuatu, lebih tepatnya seseorang, gakperlu lo lupain dia saat itu juga. Atau lo paksa diri lo buat lupain dia. Karena semuanya akan percuma. Cukup relain dia, biarkan dia dgn dunia nya. Karena gue yakin, kalian bisa merelakan tanpa harus melupakan.
Dan yes! Gue sendiri mencoba untuk merelakan tapi tidak melupakan.
Thanks guys, free to comment.
Xoxo,@OzhaHmyr :)
Galaunye, hahaha! Malam babiesss. Selamat malam Rabu.
Malam ini kembali gue punya topik yg bikin galau...duh, galau lagi-lagi-lagi&lagi.
Gimana dong...dong...gimana... Hahaha!
Let's begin.
"Melupakan dan Merelakan", menurut kalian dua kata itu punya arti yg sama atau tidak?
Menurut gue sih, enggak.
Coba kita mulai pembicaraan kali ini, ehm. Hahahaha.
Melupakan
Melupakan adalah jalan yg orang pilih untuk tidak kembali mengingat masalah atau hal-hal tertentu. Kenapa mereka memilih untuk melupakan-nya, karena pasti mereka anggap udh gak penting atau gak pantes buat mereka inget. Belum tentu itu hal buruk, gak semuanya yg dilupain itu buruk. Kayak kamu, kamu gak buruk tp harus dilupain... Ups.
Kalo ngelupain kesalahan orang lain itu biasanya susah, ada unsur-unsur dendam gitu deh biasanya... Biasanya lho ya. Hmmm, ngelupain itu intinya gak gampang sih. Yg gampang tuh ngelupain kebaikan orang, Hahaha. Gatau diri dong.
Kenapa ya ngelupain itu gak gampang, padahal dengan melupakan hal itu pasti akan ada sesuatu perubahan yg lebih baik... Yagak sih. Tapi menurut gue, kebanyakan orang yg sudah berhasil melupakan pasti udah rela.
Merelakan
Merelakan! Nah, kalo yg ini...merelakan...
Merelakan itu gak berarti melupakan. Kalian hanya mencoba untuk menomor dua kan hal itu. Yang mungkin tadinya hal atau masalah itu nomor satu buat kalian.
Kesamaan dari dua kata tersebut adalah sama-sama susah.
Melupakan itu gak segampang noleh kebelakang dan Merelakan gak semudah melangkah mundur.
Disaat lo sudah bisa melupakan sesuatu hal, gue yakin itu gak cepet dan gampang. Lo butuh waktu buat bisa ngelupain itu semua. Yakan?
Tapi disaat lo merelakan sesuatu, itu bisa lebih cepat dr melupakan.. Disaat lo merelakan, lo gak berarti melupakan. Tapi dengan merelakan, lo bisa lebih sedikit tidak memikirkan tentang hal itu.
Menyangkut post gue yg ke 9.
Disaat lo kehilangan sesuatu, lebih tepatnya seseorang, gakperlu lo lupain dia saat itu juga. Atau lo paksa diri lo buat lupain dia. Karena semuanya akan percuma. Cukup relain dia, biarkan dia dgn dunia nya. Karena gue yakin, kalian bisa merelakan tanpa harus melupakan.
Dan yes! Gue sendiri mencoba untuk merelakan tapi tidak melupakan.
Thanks guys, free to comment.
Xoxo,
Comments
Post a Comment